Selasa, 10 Desember 2019

Tim nasional U23 Indonesia Versus Vietnam Malam Ini Jam 19.00



HarianKenari-  Pertandingan Tim nasional U23 Indonesia versus Vietnam akan disandingkan pada final SEA Games, Selasa (10/12/2019). 


Laga cabang olahraga sepak bola putra itu akan berjalan di Stadion Rizal Memoriam, Manila, Filipina persisnya jam 20.00 waktu ditempat atau 19.00 WIB. 

Dikutip dari Kompas.com, pelatih tim nasional U23 Indonesia, Indra Sjafri, memperjelas jika skuadnya telah dalam keadaan 100 % untuk pertandingan pucuk SEA Games 2019. 

"Semua pemain kami siap. Tidak ada yang tidak bugar," sebut Indra, diambil dari Di antara. 

Pelatih dari Sumatera Barat itu menyebutkan, gagasan laga untuk partai final telah diatur demikian rupa. 

Formasi pemain juga dipastikan. Walau demikian, Indra malas mengungkapkan sedikit juga. 

"Selamat melihat saja esok (ini hari)," kata pelatih yang bawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 serta Piala AFF U-22 2019 itu. 

Selain itu, pelatih tim nasional U23 Vietnam, Park Hang-seo, mengaku pertandingan final ini akan berat sebab Indonesia punyai mental berlaga yang benar-benar bagus. 

"Indonesia team yang benar-benar terorganisir dan punyai semangat juang yang bagus. Tapi, Vietnam punyai ciri-ciri kuat serta agresif," kata Park Hang-seo dalam pertemuan wartawan sebelum pertandingan final, Senin (9/12/2019). 

"Saya memandang pemain Vietnam itu pejuang serta prajurit, seperti dalam pemain Indonesia. Saya tidak dapat katakan banyak masalah persiapan team. Tapi kami ketahui titik lemah Indonesia serta akan menyerangnya," katanya. 

Selanjutnya, Park Hang-seo pastikan teamnya akan habis-habisan pada pertandingan tim nasional U23 Indonesia versus Vietnam kelak. 

Park Hang-seo memandang SEA Games 2019 ialah waktu yang pas untuk Vietnam akhiri puasa medali emas sepanjang 60 tahun. 

"Beberapa langkah kami bisa menjadi juara. Vietnam telah coba 29 kali, serta ini ialah eksperimen ke-30," papar Park Hang-seo. 

"Sekarang, semua rakyat Vietnam, pelatih, serta pemain akan mempertaruhkan segala hal untuk dapat mendapatkan medali emas. Kami akan keseluruhan untuk dapat jadi juara," tuturnya. 

Selama riwayat SEA Games, Vietnam memanglah belum pernah mendapatkan medali emas. 

Mengenai Indonesia terakhir kali mendapatkan medali emas SEA Games cabang olahraga sepak bola putra pada 1991. 

Agenda final SEA Games 2019 cabang olahraga sepak bola putra: 

10 Desember 2019 

Indonesia versus Vietnam, jam 19.00 WIB (live RCTI) 


Link1

Sabtu, 07 Desember 2019

SPORT GAMES - LinkStreaming Semi-final SEA Games Tim nasional U23 Indonesia Versus Myanmar, Sore Ini



HarianKenari-  Evan Dimas serta Osvaldo Haay pada SEA Games 2019 ini jadi nyawa Indonesia. Evan Dimas baru sekali tidak tampil di babak group sesaat Osvaldo tetap bermain walau 2x dari kursi cadangan. 

Evan Dimas sebagai satu diantara pemain senior dapat jadi metronom posisi tengah Indonesia dalam pola tiga gelandang. 

Selain itu, Osvaldo yang punyai tempat asli jadi winger sukses menjawab rintangan Indra Sjafri saat dimainkan jadi striker tengah. 

Osvaldo sekarang untuk sesaat jadi top score SEA Games 2019 dengan koleksi tujuh gol. Bila tidak luka, Evan Dimas serta Osvaldo diyakinkan akan isi starting line up Indonesia menantang Myanmar. 

Di lain sisi, pemain Myanmar yang perlu dicermati Indonesia ialah Aung Kaun Mann. Striker beruia 21 tahun itu untuk sesaat jadi top score Myanmar dengan koleki tiga gol. 

Kelebihan Aung Kaun Mann ialah peletakan tempat yang baik serta kuat dalam kondisi satu musuh satu dengan bek sebab badan kekarnya. 

Pertandingan semi-final yang lain akan menghadapkan Vietnam versus Kamboja pada jam 19.00 WIB. 

Pertandingan semi-final di antara tim nasional U23 Indonesia versus Myanmar ini akan ditayangkan langsung oleh RCTI pada jam 15.00 WIB. 

Tidak hanya siaran tv, pertandingan ini dapat juga di nikmati melalui service live streaming dari link di bawah ini: 

Link live streaming Indonesia versus Myanmar 


LINK 1


LINK 2


KASUS BUNUH DIRI - Bukti Baru Badan Wanita di Tebo Bergantung Tali di Pintu, Upload Pelakor di FB




HarianKenari-  MUARA TEBO - Bukti baru mengenai badan wanita muda di Tebo berinisial WA bergantung tali di palang pintu di tempat tinggalnya, tersingkap. 


Momen itu berlangsung di Desa Sapta Mulia, Kecamatan Rimbo Bujang, Tebo, Jambi. 

Pencarian dari kami, WA (26) sempat mengupload status serta photo hasil tangkapan monitor dari ponselnya (capture) di Facebook. 

Posting yang dipublikasi pada 4 Desember 2019 itu memperlihatkan photo account facebook yang disebut-sebutnya jadi pelakor. 

"Ini loh cwe yg kgtelan,sbuk ngrusin rumah tgga org,sok tahu ap yg trjdi dlm rmh tgga org,cocok dkoment eeh mlah sya yg dblok. Mngkin ini yg dnmkn pelakor zman now ya (emotikon ketawa). Urus aj rumah tgga loe sndri ya (emotikon menjulurkan lidah)," tulisnya dalam caption photo itu. 

Dalam photo itu, ia memperlihatkan profile account facebook. 

Di photo profile account itu kelihatan figur wanita kenakan pakaian kuning yang menempatkan tangan di pipi. 

Di info profile kelihatan, account facebook berinisial AZ itu kerja dalam suatu perusahaan. 

Dalam posting itu, WA mengidentifikasi diri dengan account berinisial R. 

Belum didapati tentu siapa sosok-sosok dalam posting itu. 
Tetapi warganet mulai bereaksi serta tinggalkan komentar di posting yang telah disikapi lebih dari 250 account itu. 

"ya terkadang lebih cantik istri dibandingkan pelakor, tetapi rasa tergodanya itu semakin besar sipelakor itu daripada istrinya?" komentar account Irfi Indah. 

Pelakor tiatii lohh si mba nya *** karena rasa sakit yg kamu serta *** kasih," komentar account Ayinbi. 

Ada pula komentar yang curigai kematian WA bukan lantaran bunuh diri. 

"Saya jd berprasangka buruk jg,,, Ia bunuh diri sesudah si mbak W nya bikin status ini,,,, Lacak terus pakpol,,,, dibunuh atau bunuh diri,,,?" komentar account Hana Etika Yunita. 

Sampai sekarang, kepolisian masih lakukan penyidikan. 

Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arrahman, lewat Kapolsek Rimbo Bujang IPTU Rezka Anugras membetulkan terdapatnya momen itu. 

Sekarang, faksinya telah lakukan kontrol pada beberapa saksi. 

Sangkaan sesaat, ketetapan korban akhiri hidup karena bercekcok dalam rumah tangga. 

"Info sesaat yang kami bisa, korban sempat bercekcok permasalahan rumah tangga dengan suaminya. Tetapi kami belum mengetahui tentu sebabnya," terangnya, Jumat (6/12/2019). 

Dari urutan yang didapat faksi kepolisian, momen itu direncanakan berlangsung pada jam 14.00-17.00 WIB. 

Faksi kepolisian baru mendapatkan laporan seputar jam 17.30 WIB. 

"Kira-kira jam 17.30 WIB faksi kepolisian memperoleh laporan dari masyarakat yang disebut suami korban jika ada seseorang yang didapati ialah istrinya dalam kondisi bergantung di atas pintu kamar korban," tuturnya, dalam info tercatat. 

Suami korban berinisial AS itu baru baru pulang dari Rumah Sakit Setia Budi Pasar, Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang. 

Waktu akan ke kamar, AS kaget lihat istrinya bergantung di pintu kamar. Ia langsung ke luar rumah serta menjerit meminta tolong. 

Dari hasil pencarian , korban sempat memosting status sebelum diketemukan wafat. 

Untuk kebutuhan penyidikan, faksi kepolisian ambil cara lakukan autopsi pada jasad korban. 

Satu orang wanita diketemukan tidak bernyawa bergantung pada plang pintu di tempat tinggalnya, Kamis (5/12/2019) malam. 

Wanita muda yang didapati berinisial WA (26) itu diketemukan dalam keadaan leher terikat kain serta bergantung. 

Korban diketemukan di tempat tinggalnya di Desa Sapta Mulia, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Propinsi Jambi. 

Korban diketemukan dalam tempat leher terikat kain panjang yang diikatkan pada plang pintu. (Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J) 

Jumat, 29 November 2019

TOPIK TERHANGAT : Arsenal Putuskan Untuk Pecat Unai Emery


HarianKenari- Manajemen Arsenal sah akhiri kontrak kerja sama pelatihnya Unai Emery, ini hari Jumat (29/11/2019) waktu ditempat. 


Ketetapan itu diambil sebab peforma Arsenal yang makin alami penurunan di persaingan musim ini yaitu Liga Inggris 2019. 

Dikutip dari situs sah club Arsenal, Josh Kroenke sebagai pemilik Kroenke Sports & Entertainment berterima kasih pada Unai Emery sepanjang jadi manager The Gunners. 



“Terima kasih kami yang paling ikhlas pada Unai serta rekan-rekannya yang tidak henti-hentinya dalam usaha mereka untuk bikin club kembali berkompetisi pada tingkat yang kita harap serta keinginan." 

"Kami mengharap Unai serta teamnya tidak lain terkecuali keberhasilan di waktu depan." dikutip dari situs sah Arsenal. 

Untuk sesaat waktru Freddie Ljungberg akan gantikan jadi pelatih kepala sesaat Arsenal. 

Hasil jelek yang dicapai The Gunners pada beberapa pertandingan paling akhir jadi fakta penting pemecatan pelatih dari Spanyol itu. 

Dari catatan SportFEAT.com, Arsenal telah tidak pernah mencicip kemenangan dalam tujuh pertandingan paling akhir. 

Yang paling baru, Team Meriam London tidak berhasil menuai kemenangan atas Eintracht Frankfurt dalam tempat Liga Europa yang berjalan pagi hari barusan. 


Hasil Buruk


Bermain di Stadion Emirates, Arsenal sebetulnya sempat pimpin terlebih dulu melalui gol Pierre-Emerick Aubameyang di akhir set pertama. 

Tetapi momen itu tidak dapat dijaga sampai pada akhirnya sang tuan-rumah harus menyerah di depan publik sendiri. 

Gawang Arsenal yang malam itu dijaga Damian Emiliano Martinez jebol 2x oleh Daichi Kamada di menit ke-55 serta 64. 

Sampai semprit panjang mengeluarkan bunyi, score 2-1 untuk kemenangan Eintracht Frankfurt terus bertahan. 

Kekalahan itu sejatunya tidak demikian punya pengaruh pada tempat Arsenal di Klassemen Group F Liga Europa 2019/20. 

The Gunners masih ada di pucuk dengan koleksi 10 point, namun jaraknya dengan penghuni rangking ke-2 serta ke-3 semakin merapat. 

Tempat ke-2 Group F dihuni Eintracht Frankfurt dengan 9 point, sedang Standar Liege duduk di rangking ke-2 dengan 7 point. 

Meskipun begitu, tujuh pertandingan berturut-turut tanpa ada kemenangan membuat manajemen Arsenal merasakan cukup untuk mengakhiri kerja sama juga dengan Unai Emery. 

Lewat satu pengakuan sah, Josh Kroenke sebagai pemilik Arsenal keluarkan pengakuan berkaitan pelepasan Unai Emery. 

Kroenke juga mengucapka terima kasih atas semua layanan yang sudah diberi Emery pada Arsenal sepanjang hampir satu 1/2 musim. 

"Kami berterima kasih yang ikhlas pada Unai Emery serta teamnya yang tidak pernah capek bawa Arsenal kembali di level yang diharapkan," bunyi pengakuan Josh Kroenke. 

"Mudah-mudahan Unai Emery serta teamnya mendapatkan keberhasilan di waktu depan," katanya meneruskan. 

Sesudah sah melepas Unai Emery, bangku kepala pelatih Arsenal untuk sesaat diserahkan kepada figur legendaris team, yaitu Freddie Ljungberg. 

Pria asal Swedia ini didapati telah ada di tempat Arsenal karena Ljungberg bekerja jadi pelatih U-23 semenjak 2018 kemarin. 

Awalnya, Freddie Ljungberg sempat juga tertera jadi pelatih Arsenal U-15 pada periode 2016-2017. 

Tidak hanya jadi pelatih, nama Ljungberg awalnya telah melegenda bersama dengan Arsenal karena peranannya jadi pemain. 

Berdasar catatan Transfermarkt, Freddi Ljungberg tertera 326 kali bertanding untuk Arsenal semenjak musim 1998/99 sampai 2006/07. 

Dipandang telah kenal ciri-ciri Arsenal, Freddie Ljungberg juga diakui jadi kepala pelatih team penting sebelum manager alternatif dipilih. 

Sabtu, 26 Oktober 2019

Pembunuhan : S menjadi Tersangka Karena Membunuh Sukamto di Depan Anak Korban Dengan Alasan Tidak Terima Istrinya Digoda




HarianKenari-     Pembunuhan itu pasnya berlangsung di Desa Rambaan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo pada Kamis (24/10/2019) . 

Ditulis Kompas. com, korban pembunuhan bernama Sukamto (32) penduduk RT 009 RW 001 Dusun Darungan, Desa Rambaan. 

Bahkan juga pembunuhan itu berlangsung di muka anak Sukamto sendiri. 

Pada halaman yang sama menuturkan apabila peristiwa apes itu berlangsung kala korban baru-baru ini menjemput anaknya yang masih duduk di kursi kelas 3 sekolah basic (SD) . 

Pemeran mengusahakan menyudahi korban di dekat kebun kopi yang tengah melesat memanfaatkan sepeda motor. 

Pemeran memanfaatkan pasir buat menjatuhkan korban serta anaknya. 

Seusai menyudahi korban, pemeran setelah itu menyiramkan pasir menuju korban, sampai korban serta anaknya terjatuh dari motornya. 

" Kala tersebut, pemeran menyeret badan korban ke kebun kopi serta menghabisinya. Moment itu berlangsung kala anak korban masih ada di area peristiwa, " papar Sono. 

Gak berlalu lama, polisi tangkap pemeran berinisial S. 

Kapolsek Sumber Iptu Sono mengatakan, pemeran yaitu S, (32) , sebagai tetangga korban. 

“Pelaku nyata-nyatanya tetangga korban di Dusun Tempuran, Desa Rambaan. Kami pun menyelamatkan barang untuk bukti celurit yang dimanfaatkan pemeran kala membacok korban, ” kata Sono kala dilakukan konfirmasi, Jumat (25/10/2019) . 

Sono memperjelas apabila S tega menghabisi nyawa korban berkat Sukamto sempat membujuk istrinya kala dirinya sendiri masih berubah menjadi TKI di Malaysia. 

S memendam dendam pada Sukamto sejak mulai enam tahun lalu. 

Amarah S belumlah juga terlontarkan lantaran dirinya sendiri mesti kerja di Wamena, Papua Barat. 

“Tapi kala ada perseteruan di Wamena, korban selanjutnya pulang lebih kurang 1bulan yang waktu lalu. Saat korban ada di Sumber itu lah, pemeran menginginkan korban buat untuk dibacok, ” kata Sono. 

Berdasarkan polisi, pemeran habisi nyawa Sukamto dengan senjata tajam celurit. 

Sesaat korban udah dibawa ke kemar jenazah RSUD dokter Mohamad Saleh Kota Probolinggo.

Narkoba 'Ibu Rumah Tangga' Ketahuan Simpan Sabu Dalam Tabung Gas Modifikasi



HarianKenari-   Ambunniah alias Ambun, (36), masyarakat asal Kalsel yang tinggal di Jalan Usman Harun IV Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang, Kotim, tidak berdaya waktu ditangkap polisi. 

Waktu pemeriksaan dikerjakan di tempat tinggalnya, masyarakat Manarap Tengah RT. 001 RW.001 Kelurahan Manarap Tengah Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar , Kalsel itu menaruh 33 paket sabu. 

Buat masyarakat seputar tempat tinggalnya di lokasi Baamang, Sampit, Ambunniah yang sampai, Jumat (25/10/2019) masih meringkuk di tahanan Polres Kotim ini,sudah diduga jual narkoba. 

"Masyarakat sini memang cukup berprasangka buruk, sebab tempat tinggalnya seringkali dikunjungi orang untuk beli suatu hal, kami berprasangka buruk ia jual narkoba," tutur salah satu orang tetangganya. 

Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Romel, mengutarakan, terduga, Ambunniah, tertangkap, petugas, sebab dapat dibuktikan mempunyai 33 bungkus plastik kecil berisi serbuk kristal warna bening yang disangka narkotika kelompok I, dengan berat kotor keseluruhnya sampai 9,14 gr. 

Bukti yang lain, yang ditangkap polisi, sebuah timbangan digital merek Pocket Scale, sebuah sendok dibuat dari sisa sedotan plastik, sebuah dompet warna biru, sebuah dompet warna hitam, satu bendel plastik klip kecil, uang tunai disangka hasil penjualan sabu sebesar Rp. 1.000.000 serta sebuah telephone selular. 

Lebih jauh, ia mengutarakan, aktor menurut masyarakat seringkali bawa serta mengedarkan narkotika type sabu. 

"Kami lakukan penyidikan serta temukan terlapor sedang ada di Jalan Langsat 2 Kecamatan MB Ketapang, Sampit,"tuturnya. 

Sesudah ditangkap selanjutnya, petugas melalukan kontrol di dalam rumah aktor. 

"Pemeriksaan di dalam tempat tinggalnya diketemukan 33 bungkus plastik kecil yang berisi serbuk kristal warna bening yang disangka narkotika type sabu yang disimpan dalam suatu tabung gas LPG warna hijau yang sudah di Modifikasi. 

Terduga, jadikan tabung gas modifikasi itu, jadi area untuk menyimpan barang terlarang itu. Waktu diberi pertanyaan pasti pemilikan barang itu, nyatanya semua disadari ialah beberapa barang punya terduga sendiri. 

"Selanjutnya aktor serta tanda bukti dibawa kekantor polisi buat penyelidikan selanjutnya," katanya. 


Ada Wanita di Rokan Hulu Telah Ditemukan Tewas di Kandang Ayam Dengan Tubuh Penuh Luka




HarianKenari-   Satu orang wanita bernama Juliana (35) diketemukan wafat penuh cedera dalam kandang ayam. 

Penduduk Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) , Riau, itu disangka wafat dibunuh. 

" Kuat dugaan korban dibunuh. Tapi hasil visum belum kami bisa, " kata Paur Humas Polres Rohul Ipda Ferry Fadli kala di konfirmasi Kompas. com, Jumat (25/10/2019) . 

Masalah ini, sambung ia, tengah diselidiki Satreskrim Polres Rohul serta Polsek Rambah. 

Ferry memaparkan, korban diketemukan wafat pada Kamis (24/10/2019) pagi kurang lebih waktu 09. 30 WIB. 

Korban diketemukan dalam situasi penuh cedera dalam kandang ayam di kebun sawit warga di Desa Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rohul. 

Mulainya, enam orang petani ingin memanen sawit punya M Sulehudin. 

Setibanya di kebun, banyak saksi itu menyaksikan asap di dapur rumah yang berada di kebun. 

" Selesai dicek oleh saksi, lantai rumah papan pada sisi dapur tengah terbakar. Seterusnya banyak saksi cari air buat mematikan api, " kata Ferry. 

Tapi, saat saksi berkeliling-keliling cari air di kurang lebih rumah, mereka menyaksikan ada orang yang tertelungkup penuh cedera dalam kandang ayam. 

Atas hasil itu, saksi mengontak pemilik area, tapi nomor teleponnya tak aktif. 

Sampai-sampai saksi mengontak penduduk ditempat. 

Penduduk, kata Ferry, seterusnya menyampaikan ke Bhabinkamtibmas Bripka Abdul Rahman. 

" Team Polsek Rambah serta team identifikasi Polres Rohul ketujuan ke tempat insiden buat lakukan olah TKP, " kata Ferry. 

Selesai olah TKP, jasad korban dibawa ke RSUD Pasir Pangaraian di Rohul. 

Tapi, saat jenazah dapat dibawa ke rumah sakit, satu orang pria bernama Safari ada ke Polsek Rambah, yang akui wanita wafat itu ialah istrinya. 

" Info dari Safari ini, istrinya pergi dari rumah satu hari sebelum diketemukan wafat. Ia menegaskan beberapa barang punya korban yang diketemukan di TKP, berwujud dompet berisi cicilan credit sepeda motor beat, milik dia, " kata Ferry.

Anak yang Berusia 6 Tahun ini Tewas di Bekasi Karena Terkunci di Dalam Mobil





HarianKenari-   Bocah berumur enam tahun meninggal karena terkunci di mobil tetangganya di Kampung Rawabugel RT01/02 Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. 

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari menjelaskan momen berlangsung, Kamis (24/10/2019). 

Korban bernama Fariq Al Farizi berumur enam tahun. 

"Iya itu insiden tempo hari, seputar jam 11.00 WIB. Bocah itu wafat kehabisan nafas sebab terkunci," tutur Erna waktu di konfirmasi, Jumat (25/10/2019). 

Erna menjelaskan saat itu korban sedang keluar bermain saat pagi harinya. 

Namun saat jam 11.00 WIB korban tidak segera pulang. 

Orang-tua sempat menelusurinya ke beberapa tempat tempat biasa korban bermain. 

Tetapi, tidak segera diketemukan. 

"Baru diketemukan jam 14.00 WIB, nyatanya berada di dalam mobil tetangganya yang terparkir tidak jauh dari rumah," jelas ia. 

Korban diketemukan di mobil sedan brand Opel B-1779-TBA punya tetangganya. 

Waktu diketemukan korban dalam kondisi lemas. 

"Diketemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, pintu mobil selekasnya dibuka dengan dibantu pemilik mobil," jelas Erna. 

Saat awal diketemukan korban langsung dibawa ke rumah sakit karena masih juga dalam kondisi hidup. 

"Tetapi tidak selamat, sangkaan sesaat korban wafat karena terkunci di mobil serta kecapekan dan kekurangan oksigen," jelas Erna. 

Sesaat Haris Triono akui tidak tahu anaknya bermain di mobil. 

Dia menduga mobil itu dalam kondisi terkunci. 

"Saya tahunya anak saya main sama tetangga atau di lapangan. Engga tahu kok dapat masuk mobil begitu," katanya. 

Saat insiden itu, dia sedang keluar untuk mengakhiri masalah, sedang istrinya sedang kerja. 

"Saya engga teringat ke situ, kok dapat masuk mobil. 

"Sepertinya kunci mobilnya macet begitu jadi sulit dibukanya kan itu sedang lama," singkat ia. 

Atas insiden itu, dia cuma dapat tulus terima kepergian anaknya. 

Serta dia menampik untuk di outopsi. 

"Ya bagaimana telah insiden, takdir dari Maha Kuasa," katanya.



Jumat, 25 Oktober 2019

Tokoh Buddha Di Indonesia 'Bhiksu Tadisa Paramita Mahasthavira' Telah Meninggal Dunia







HarianKenari-    Koordinator Dewan Sangha Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Bhiksu Tadisa Paramita Mahasthavira wafat. 


Mendiang Bhiksu Tadisa hembuskan nafas terakhir kalinya sesudah melakukan doa bersama dengan tujuh lintas agama untuk Indonesia yang diadakan di Ruang Silang Monas pada Jum’at 16 Oktober 2019 kemarin. 

Dalam acara itu dianya ada jadi perwakilan tokoh umat Buddha Indonesia. 

Dalam tayangan wartawan Walubi yang diterima, Rabu (23/10/2019), umat Buddha Indonesia kehilangan figur pemimpin agama Buddha yang berwibawa. 

Doa bersama dengan sama-sama berganti-gantian meminta kelancaran pengukuhan Presiden serta Wakil Presiden Republik Indonesia pada tanggal 20 Oktober 2019, ajak umat Buddha serta bangsa Indonesia, lakukan doa Bersama dengan di semua tanah air, dan mendoakan kelancaran kepemimpinan nasional 5 tahun akan datang (2019-2024) serta selama hidup. 




Bhiksu Tadisa mendoakan supaya Indonesia maju serta sejahtera, serasi dan Berjaya selamanya, Tidak ketinggalan dari beberapa negara lain di dunia. 

Sewaktu hidupnya, dia dikenang jadi figur yang tetap mengajari kasih sayang pada semua umat dan salah satu orang tokoh pemuka Agama Buddha yang aktif jaga kerukunan antar umat beragama di Indonesia. 

Dianya bertindak penting dalam membangun Vihara Bodhi Dharma Loka yang berada di Penjaringan, Jakarta Utara. 

Sekarang Jenazah Y.M Bhiksu Tadisa Paramita Mahasthavira dimakamkan di Hall C2 JIExpo Kemayoran, Jakarta. 

Untuk seterusnya pada Rabu, (23/10) akan diadakan acara malam kembang sebelum nanti jenazah akan dikremasikan di Krematorium Grand Heaven, Pluit pada Kamis (24/10).(*) 

Tewasnya Driver Taxi Online Dibunuh Supir Truk, Shocknya Calon Istri, Padahal 2 Bulan Lagi Akan Melangsungkan Pernikahan




HarianKenari-   Duka dalam menyelimutinya calon istri driver taksi online, Rusdianto (41) yang meninggal dibunuh penumpangnya. 


Rusdianto yang terakhir didapati meninggal dibunuh penumpangnya itu dalam tempo dekat ini akan langsungkan pernikahan. 

Sekarang kemauan untuk bangun rumah tangga itu juga tidak dapat dia wujudkan. 

Driver taksi online itu malah diketemukan meninggal pada Rabu (23/10/2019). 

Rusdianto diketemukan di tepi Tol Malang-Pandaan KM 72, Kecamatan Purwodadi. 

Waktu diketemukan meninggal, jasad Rusdianto telah dalam membiru dengan tangan terikat tali. 

Selanjutnya di bagian muka korban tertutup kaos berwarna abu-abu yang melingkar di muka sampai lehernya. 

Terlihat juga di sejumlah sisi tubuhnya juga ada bercak darah. 

Berita tewasnya Rusdianto itu juga membuat calon istri tidak menduga. 

Bagaimana tidak, pada Bulan Desember kelak, Rusdianto merencanakan akan menikah dengan, Dewi Puspitasari yang tinggal di Benowo, Pakal, Surabaya. 

Rusdianto serta calon istrinya didapati saling single parent. 

Calon mertua korban, Sunarsih (64) menjelaskan jika anaknya memang akan menikah dengan Rusdianto dua bulan . 

"Anak saya nangis-nangis. Pacaran tahun ini, ingin nikah dua bulan , Desember," kata Sunarsih, Kamis (24/10/2019) seperti dikutip TribunnewsBogor dari Surya.id. 

Disebutkannya jika anaknya terus menangis semenjak mendapatkan berita hilangnya Rusdioanto. 

"Anak saya terkejut, nangis terus. Hari senin belum bertemu nangis. Semalam tahu. Saya bertanya, Dewi katakan Rusdianto tidak ada (wafat), lihat photo kok tuturnya diikat," papar Sunarsih. 

Jenazah Rusdianto dimakamkan di dalam rumah duka, Jalan Raya Pacitan Dukuh Cumpleng, Slahung, Ponorogo. 

Sunarsih juga menjelaskan jika anaknya serta saudara-saudara dari koraban sekarang ada di Ponorogo. 

"Semua ke Ponorogo, turut saudaranya Rusdianto ke tempat tinggalnya disana. Semua ke sana semalam," pungkasnya. 

Selain itu terduga pembunuhan Rusdianto, Gianto sekarang sudah diamankan polisi. 

Terduga kesehariannya profesinya jadi sopir truk. 

Dia diamankan di dalam rumah kerabatnya, di Perumahan Palem Pertiwi, Desa Palem Watu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis (24/10/2019) pagi hari. 

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mengutarakan, Rusdianto dihabisi dengan dijaring lehernya memakai tali dari belakang. 

Hal tersebut dapat berlangsung sebab ada banyak peluang. Rofiq menyebutkan peluang korban meleng atau begitu yakin dengan orang yang disopiri. 

Peluang lain, ada yang mengubah perhatian sang driver. 

"Namun sampai saat ini terduga mati-matian akui mengerjakannya sendiri," tuturnya waktu mengadakan launching papar masalah pembunuhan di Polres Pasuruan, Kamis (21/10/2019) seperti diambil TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id. 

Pada polisi serta di depan wartawan Gianto akui khilaf lakukan pembunuhan itu. 

Hal tersebut dikerjakan sebab ia tertekan untuk membayar utang yang menjeratnya. 

Selesai membunuh serta buang korban di jalan tol, Gianto langsung bawa kabur mobil yang ditumapanginya. 

Tidak hanya itu, beberapa barang bernilai punya Rusdianto dikendalikan terduga. 

"HP korban di jual di belakang masjid cheng ho," jelas Rofiq. 

"Berdasar info terduga, yang berkaitan terbelit utang. 

Coba ambil barang punya orang lain. Di jual," tukas Rofiq. 

Jejak Digital 

Pembunuhan ini tersingkap kurang dari 24 jam sesudah diketemukan jasad korban. 

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menerangkan, terungkapnya masalah ini karena pencarian jejak digital korban. 

menurut dia, polisi langsung lakukan identifikasi sesudah temukan jasad korban. 

Awalannya polisi mendapatkan info korban tinggal di wilayah Pakal, Kecamatan Benowo, Surabaya. 

Tetapi waktu dikunjungi nyatanya korban tidak ada disana sebab telah bercerai dengan istrinya. 

Polisi lalu mendapatkan info jika korban tinggal di dalam rumah bosnya, di wilayah Bendul Merisi. 

Sesudah diyakinkan, pada akhirnya polisi mencari jejak digitalnya seperti transaksi di aplikasi taksi online. 

Nyatanya pada Hari Senin, tanggal 21 OKtober 2018, Siang hari korban ada order ke Pasuruan," tuturnya. 

Kemudian polisi mencari pemesannya lewat hp yang dipakai terduga. 

Pada akhirnya polisi dapat temukan kehadiran serta tangkap aktor. 

Korban Meninggal DIjerat Tali 

Rusdianto (41) masyarakat Bendul Merisi yang tinggal di Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya meninggal dijaring tali oleh Gianto (36). 

Korban driver taksi online ini dihabisi dengan dijaring lehernya memakai tali tampar punya terduga. 

Analisis awal, terduga dihabisi di Surabaya serta mayatnya dibuang di Jalan Tol Malang - Pandaan (Mapan) KM 72 Dusun Seloan, Desa Capang, Kabupaten Pasuruan. 

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Dewa Putu Sempurna YP menjelaskan terduga ini pesan service di aplikasi dengan arah Pondok Maritim Surabaya Selatan. 

Setelah tiba tempat, terduga minta korban untuk mengantar ke Graha Family. Ditengah-tengah perjalanan, kurang lebih di belakang National Hospital, terduga tiba-tiba minta berhenti. 

"Korban spontan hentikan pergerakan mobil Suzuki Ertiga W 1979 NK yang dikemudikannya. Tidak diakui korban, disana ialah tempat terduga menghabisinya," tuturnya. 

Menurut Kasat, korban ini dibunuh dengan tali tampar. Tali itu dililitkan di leher korban. Hasil dari autopsi, sangkaan awal korban sempat menantang, sebab ada sisanya. 

"Peluang karena sangat kuatnya tarikan terduga, pada akhirnya korban tidak berkapasitas serta wafat. Hasil dari autopsi menerangkan, pemicu korban wafat karena jeratan kuat di lehernya serta membuat aliran pernapasan berhenti," lebih ia. 

Seterusnya, kata Dewa, mayat korban dipindahkan ke sisi tengah mobil serta pergi ke arah arah Malang. Terduga menggantikan mobil korban serta masuk tol. 

"Terduga punya niat buang mayat tersebur di lokasi kebun teh Lawang tetapi tidak jadi serta seterusnya aktor ke arah arah Surabaya lewat pintu tol Purwodadi," tuturnya. 

Kemudian, sesampainya di tempat penemuan mayat, terduga buang mayat korban seputar jam 17.10, Senin (21/10/2019). 

Menurut dia, mayat korban telah 2 hari ada di tempat insiden. 

Hingga waktu diketemukan, keadaan jasadnya telah mulai membengkak serta keluarkan berbau tidak enak. 

"Peristiwanya Senin. Sesudah buang mayat korban, terduga ke Masjid Cheng Hoo, Pandaan. Terduga buang HP korban di semak - semak," papar ia. 

Dewa menjelaskan, kemudian terduga kembali pada Surabaya. Terduga bingung ingin menjualnya mobilnya dimana. Motif terduga membunuh ini sebab memang ingin kuasai mobil korban. 

"Pengakuannya, terduga mempunyai hutang. Karena itu nekat lakukan itu. Memang kemauan dari pertama ingin merebut serta jual mobil hasil rampasan itu," katanya. 

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes